Goa Gala – Gala Tujuan Wisata di Nusa Lembongan

Pulau Nusa Lembongan saat ini menjadi tujuan destinasi wisata favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali karena pemandangan alam pantai pasir putih dan keindahan dari keanekaragaman bawah lautnya yang mempesona. Selain itu, jika anda mengunjungi Pulau Nusa Lembongan terdapat juga objek wisata yang unik di pulau ini yaitu Goa Gala – Gala , gua yang merupakan rumah di bawah tanah (underground house).

Goa Gala – Gala Nusa Lembongan

Goa Gala – Gala memiliki 3 pintu masuk, cerukan bawah tanah yang paling dalam dengan kedalaman 7 meter. Luas gua ini sekitar 500 meter persegi dan memiliki 3 lubang ventilasi untuk sirkulasi udara. Pintu masuk cukup sempit dengan menuruni anak tangga sedalam kurang lebih 2 meter. Di dalam lorong cukup gelap tapi dibeberapa sudut gua sudah dipasang lampu penerang dan saat menelusuri beberapa lorong – lorong juga ruangan di gua ini, anda akan lebih sering menunduk karena ruangan bawah tanah ini tidak terlalu tinggi. Tapi tidak di semua ruangan anda harus menunduk karena terdapat tempat juga untuk berdiri sehingga memudahkan anda untuk mengabadikan foto di dalam gua.

Goa Gala-Gala

Pintu Masuk Goa Gala-Gala

Goa Gala – Gala walaupun berada di bawah tanah memiliki sirkulasi udara yang bagus sehingga saat didalam anda tidak merasa panas dan kegerahan, saat berada di dalam gua anda bisa merasakan bahwa gua ini memang dibuat untuk menjadi tempat tinggal yang nyaman. Di Goa Gala – Gala terdapat ruang tamu, 2 kamar tidur, kamar mandi, sumur dan 2 dapur seperti rumah pada umumnya dengan dinding batu kapur karena berada didalam batu kapur.

Areal Goa Gala – Gala dibangun di bawah lahan sekitar 4 are dimana terdapat pelinggih, 2 bangunan rumah adat tempat memajang kain tenun endek dan cepuk hasil kerajinan masyarakat Nusa Penida dan sumur serta foto – foto almarhum Mangku Byasa.

Sejarah Goa Gala – Gala 

Goa Gala – Gala ini dibuat dan menjadi tempat tinggal seorang pertapa bernama Made Byasa yang dibuat selama 15 tahun dari tahun 1961 – 1976 dengan peralatan sederhana yaitu linggis dan membuat gua di dalam liang batu kapur di Pulau Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali. Dalam pembuatan menggunakan banyak kotoran sapi yang dibakar sehingga batu kapur mudah digali dan dijadikan tempat tinggal. Pekerjaan Made Byasa adalah seorang mangku dalang, petani dan juga pertapa.

Goa Gala-Gala

Made Byasa terinspirasi dari cerita pewayangan Hindu Mahabrata pada episode “Wana Parwa” yaitu kehidupan Pandawa yang sedang dalam pelarian dari pasukan Kurawa karena merasa tidak aman sehingga membuat tempat perlindungan khusus membangun sebuah gua yang terbuat dari gala/ aspal yang dinanakan Gala – Gala. Karena pekerjaan Made Byasa yang juga seorang dalang dan biasa bertapa maka Made Byasa mengilhami kisah Mahabarata ini dan membangun gua untuk mewujudkan impiannya. Pada tahun 1984 saat usia 95 tahun, Made Byasa meninggal di rumah bawah tanahnya. Di Goa Gala – Gala juga terdapat relief proses penyelesaian Goa Gala. Terdapat simbol seperti manusia, gajah, pintu gerbang, dan kura-kura dalam kalender Hindu memiliki arti 1898 pada tahun Saka atau dalam penanggalan umum tahun 1976 yaitu tahun ketika Goa Gala – Gala selesai dibangun.

Goa Gala-Gala Berlokasi di:

Lokasi rumah bawah tanah Goa Gala – Gala terletak di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Untuk mencapai Pulau Nusa Lembongan dari Bali menggunakan transportasi laut dan yang paling cepat yaitu menggunakan fast boat dari Sanur dengan jarak tempuk sekitar 30 menit menuju pelabuhan Mushroom Bay atau Jungut Batu. Untuk menuju objek wisata Goa Gala – Gala dari Mushroom Bay sekitar 1,5 km dan dari Jungut Batu sekitar 3,5 km. Dengan wilayah Nusa Lembongan yang cukup kecil sehingga akan sangat mudah untuk anda menjelajahi pulau ini.

 

Baca Juga Tulisan Berikut :