Mata Air Tembeling Nusa Penida, 3 objek dalam 1 lokasi

Salah satu hal yang paling menyenangkan ketika kita liburan adalah pergi ke tempat yang masih sepi pengunjungnya namun memiliki pemandangan yang unik dan asri.  Disana wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas seru tanpa ada gangguan dari wisatawan lain yang juga berlibur kesana. Bersamaan dengan ini kita akan merasa ketenangan , bisa melepaskan pikiran yang kalut dan stress dengan sendirinya. 

Pulau Bali terkenal dengan banyaknya tempat wisata yang bisa kita kunjungi saat liburan, namun ada beberapa tempat wisata ini yang belum terjangkau oleh manusia atau kunjungannya masih kurang, salah satunya berada di Pulau Nusa Penida yang bernama Mata Air Tembeling

Mata Air Tembeling memiliki daya tarik berbeda dari objek wisata lainnya di Nusa Penida. Hal menarik yang dapat kita temui saat berkunjung ke Mata Air Tembeling ini adalah kita dapat menemukan 3 keindahan alam dalam 1 tempat yaitu mulai dari Hutan primer, kolam alami serta tempat yang romantis di tepi laut. Lokasi yang jauh dari keramaian ini akan mudah memikat pengunjung untuk datang kesini, apalagi jika mereka yang menyukai ketenangan. 

Akses menuju ke Pantai Tembeling 

Lokasi Mata Air Tembeling ini berada di Br. Salak, Desa Batu Medeg, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.Untuk bisa sampai di parkir atas dari mata air tembeling ini, kita memerlukan waktu perjalanan kurang lebih selama 45 menit dari Pelabuhan Toyapakeh dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. 

Mata Air Tembeling ini berada diantara 2 lokasi mata air lainnya yang ada di Pulau Nusa Penida yaitu Mata Air Seganing (Seganing Waterfall)  berjarak 2,3km dan Mata Air Peguyangan (Pegunyangan Waterfall) yang berjarak 13 km. 

Petualang kita akan dimulai dari menemukan parkir atas dari objek wisata mata air tembeling ini, karena jika teman-teman membawa mobil, mobil teman-teman hanya bisa  parkir sampai di parkir atas. Jadi teman -teman harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki atau mencari pangkalan ojek Tembeling untuk bisa mencapai parkir bawah objek wisata ini.  Pangkalan ojek Tembeling ini merupakan jalan utama untuk bisa mencapai lokasi Mata Air Tembeling. Selain itu, kita juga bisa melewati Jalur alternatif untuk mencapi lokasi objek wisata ini. 

Dari parkir atas hingga ke parkir bawah berjarak kurang lebih 15 menit, hanya bisa dilalui oleh sepeda motor, dan itu hanya 1 sepeda motor, jika berpapasan harus ada yang mnegalah satu, karena lebar jalan yang sangat sempit kurang dari 1 meter, tetapi jalannya ini sudah dibeton. 

Jika kita berangkat menuju Pantai Tembeling melewati jalan alternatif tadi atau dengan melalui jalan utama, pada akhirnya kita akan bertemu di sebuah pertigaan yang juga tepat berada di samping Pura Batu Bolong. Dan setelah itu kita bisa melanjutkan perjalanan menuju ke kolam pemandian Tembeling. 

Setelah kita melewati Pura Batu Bolong ini kita akan melalui jalan yang sedikit terjal, dimana terdapat turunan yang disampingnya juga  terdapat jurang, dengan jalan yang sedikit berkapur. Jadi jika teman-teman kesini sendirian atau boncengan dengan temannya harus tetap hatri-hati ya. Tibanya kita di parkiran bawah, kita harus berjalan kaki kurang lebih selama 5 menit untuk bisa mencapai ke tempat pemandian Tembeling ini. 

Rasa capek yang dirasakan selama perjalanan ini akan terbayarkan dengan indahnya pemandangan yang terdapat di mata air Tembeling ini. Tebing yang indah, hijaunya hutan, jernihnya air di pemandian Tembeling dan deburan ombak dari pantai Tembeling ini, membuat siapapun yang datang akan merasakan kesejukan dan bisa melepaskan penat yang mengaggu sehari-hari.  Kesan sunyi juga sangat dirasakan disini, karena lokasinya yang memang sangat jauh dari pusat keramaian. 

Tiket Masuk dengan Berdonasi 

Sebagai salah satu objek wisata alam yang ada di Nusa Penida, tempat wisata ini tidak mematok tiket masuk bagi pengunjung yang berkunjung kesini. Wisatawan yang datang kesini hanya dikenakan tiket masuk sukarela yaitu dengan berdonasi seiklasnya. Jadi besar kecil jumlah sumbangan kita nantinya akan berguna untuk pengelolan objek wisata ini kedepannya.  

Asal usul Tembeling 

Mata Air Tembeling merupakan salah satu dari 3 mata air terbesar yang ada di Pulau Nusa Penida yang airnya digunakan sehari-hari untuk keperluan  masyarakat sekitarnya. Disini kita bisa menemukan beberapa kolam alami yang bisa digunakan untuk tempat mandi atau sekedar berendam. Cerita yang berkembangan di masyarakat adalah Mata Air Tembeling ini tidak sengaja ditemukan oleh seorang ibu yang sedang hamil atau (bahasa balinya beling) ketika mencari hewan peliharaannya yang berupa sapi karena berlari ke arah hutan. Inilah mengapa kolam ini di berinama Tembeling. 

Wisata mata air Tembeling ini saat akhir pekan akan sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan. Waktu terbaik kesini adalah di pagi karena jika teman-teman ingin mencari kesan sepi karena belum banyak wisatawan yang datang. 

Selain kita bisa berendam di kolam pemandian Tembeling ini, kita juga bisa berenang atau sekedar bermain di pinggir Pantai Tembeling. Walaupun garis pantainya tidak terlalu panjang, pantai Tembeling ini memiliki pemandangan yang sangat alami dengan pasir putih yang indah. Beberapa wisatawan jug ada yang berjemur disini.  Temen-temen yang memiliki hobi fotografer juga sangat cocok untuk  berkunjung kesini, karena tempat ini memiliki banyak sekali spot menarik yang bisa digunakan untuk foto.  Bagi teman-teman yang berencana mengunjungi objek wisata Mata Air Tembeling ini untuk menghindari musim hujan karena jalan yang akan dilalui akan menjadi licin. 

Demikian ulasan singkat kita tentang objek wisata Mata Air Tembeling ini, bagi teman-teman yang datang berkunjung kesini jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidaka membuang sampah sembarangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *