Pura Goa Giri Putri Nusa Penida Bali

Lobang Masuk Goa Giri Putri

Beberapa goa suci di Bali digunakan sebagai tempat persembahyangan dan ritual keagamaan. Di Nusa Penida yang terkenal sebagai tempat tirta yatra yaitu Pura Goa Giri Putri, sesuai namanya terletak di dalam Goa Giri Putri. Pemandangan pantai dan lautan biru dari tempat pelataran yang tinggi sangat indah dan mengagumkan.

Menuju Pura Goa Giri Putri

Untuk menuju Pura Goa Giri Putri kita harus menaiki 110 anak tangga menuju mulut goa, setelah sembahyang di pelataran goa lalu kita akan memasuki pintu masuk Goa yang sangat kecil memiliki diameter sekitar 80 cm dan berlekuk – lekuk penuh tonjolan batu, sehingga harus hati – hati saat menuruni lubang. Ketika sampai di dasar goa kita harus menunduk dan berjongkok sepanjang 3 meter saat memasukinya. Tetapi jangan khawatir saat sudah didalam, kapasitas di dalam Goa bisa memuat hingga 5000 pengunjung.

Lobang Masuk Goa Giri Putri

Lobang Masuk Goa Giri Putri Yang Cukup Sempit

Lokasi Pura Goa Giri Putri 

Pura Goa Giri Putri terletak di desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Dapat ditempuh 20 menit ke arah timur dari Pelabuhan Sampalan Nusa Penida. Lokasinya Pura Goa Giri Putri berdekatan dengan garis pantai di ketinggian 150 meter dari permukaan laut dan panjang sekitar 310 meter.

Keyakinan umat Hindu dan fungsi Pura Goa Giri Putri

Pura Goa Giri Putri biasa digunakan untuk meditasi dan upacara keagamaan. Kata Giri Putri diberikan untuk goa terbesar di Nusa Penida ini. Giri yang artinya bukit dan Putri yang artinya wanita. Kata-kata ini diberikan berhubungan dengan goa suci ini sebagai pemujaan Siwa dengan manifestasi dewi yang memiliki sifat melindungi, merawat, dan mencintai manusia.

 

Umat Hindu yang melakukan persembahyangan, mempercayai palinggih Dewi Gangga dan palinggih Dewi Kwan In, dapat menyembuhkan mereka dari penyakit, dengan memohon berkat dari sang Dewi untuk kesembuhan (Usadha), sehingga tempat ini dikeramatkan dan selalu dijaga kesuciannya.

Pura Goa Giri Putri diyakini sebagai tempat umat Hindu meningkatkan spiritual seperti tapa, yoga dan semedi sehingga banyak yang datang mendapat anugrah berupa kekuatan magis dan mampu memunculkan kekuatan gaib.

Selain untuk sembahyang, umat Hindu juga memohon tirtha pangelukatan dan dibawa pulang sebagai sarana pengobatan untuk keluarga yang sakit dengan cara melukat, kepercayaan di masyarakat air yang keluar dari sumber mata air di Pura Goa Giri Putri ini bisa menyembuhkan penyakit alami dan supranatural.

Dengan pesona wisata spiritual yang dimiliki Pura Goa Giri Putri membuat wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida tertarik untuk datang ke Pura Goa Giri Putri ini. Tetapi untuk wisatawan wanita yang sedang datang bulan tidak boleh memasuki area goa, memakai sarung dan selendang, selain itu juga menjaga sikap perkataan dan perilaku.

Tahapan persembahyangan di Pura Goa Giri Putri

Tempat persembahyangan pertama dengan menaiki puluhan anak tangga menjadi akses untuk memasuki Goa Giri Putri yaitu Pelinggih Ida Hyang Tri Purusa Lan Ganapati. Tahapan Persembahyangan di Pura Goa Giri Putri yang pertama Linggih Ida Hyang Tri Purusan dan Ganapati, Linggih Ida Hyang Wisnu dan Wasuki, Linggih Ida Hyang Dewi Gangga (tempat melukat), Linggih Ida Hyang Giri Pati, Linggih Ida Hyang Giri Putri, dan yang terakhir Linggih Ida Hyang Siwa Amerta, Rambut Sedana, Ratu Mas Manik Melanting, Ratu Syahbandar, Dewi Kwan Im, Dewa Langit dan Dewa Bumi.

Setelah melakukan persembahyangam di Pura Goa Giri Putri maka batin kita pun akan merasa tenang dan damai, kita juga akan semakin mengagumi keagungan dan anugerah yang Maha Kuasa.

Baca Juga Tulisan Berikut :