Pelabuhan Sampalan Nusa Penida “Proyek Segitiga Emas”

Pulau Nusa Penida merupakan salah satu tujuan wisata populer di kalangan wisatawan domestik dan manca negara. Berbagai objek wisata menarik dapat kita temui sepanjang mengelilingi pulau ini. Posisinya yang berada di lepas laut dan terpisah dengan Pulau Bali membuat kita harus menyebrangi lautan untuk bisa tiba disana. Pilihan terbaik untuk bisa sampai di Pulau Nusa Penida adalah menggunakan speedboat  yang berangkat dari Pelabuhan Sanur atau Kusamba Kelungkung serta kapal roro yang berangkat dari Pelabuhan Padang Bai. Jika kita naik speedboat yang berangkat dari Sanur kita bisa tiba di beberapa pelabuhan yang ada di Nusa Penida, salah satunya adalah Pelabuhan Sampalan. Beberapa speedboat yang berlabuh di Pelabuhan Sampalan ini antara lain Idola Idola Express, Mola-mola, Gangga Express dan lainnya.

Pelabuhan Sampalan berada di utara Pulau Nusa Penida tepatnya di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Kelungkung, Bali. Setiap hari pelabuhan ini selalu banyak didatangi oleh wisatawan yang mau pulang ke Bali ataupun yang baru sampai di Nusa Penida, begitu pula dengan warga di Nusa Penida yang ingin mengangkut kebutuhan bahan pangan dalam jumlah yang cukup banyak. Jika kita ingin liburan ke Nusa Penida dengan membawa kendaran langsung dari Bali, kita bisa bernagkat dari Pelabuhan Padang Bai Bali dengan menggunakan kapal roro dan berlabuh di Pelabuhan Sampalan ini. 

Setibanya kita di Pelabuhan Sampalan, kita dapat menemui tempat untuk berjalan kaki. Hal ini tentu berbeda dari Pelabuhan Sanur yang mana kaki kita akan basah karena langsung terkena air. Tibanya disini kita dapat melihat banyak warga yang menawari transportasi yang bisa kita sewa seperti motor atau mobil. Tujuan selanjutnya setelah kita tiba di Nusa Penida adalah menuju ke tempat wisata jika kita ingin one day trip atau menuju ke hotel tempat kita menginap. 

Sebagai tempat kedatangan wisatawan ke Nusa Penida, Pelabuhan Sampalan memiliki banyak fasilitas dan sarana sebagai penunjang wisata, diantaranya tempat duduk untuk menunggu kedatangan atau keberangkatan. Setiap speedboat yang tiba disini memiliki counternya tersendiri. Disekitar Pelabuhan Sampalan juga terdapat restaurant atau warung yang menjual makanan dan minuman, kita juga dapat menemukan banyak agent wisata perjalanan di nusa penida, Jasa layanan diving dan snorkeling. 

Sebagai sarana terpenting penunjang pasriwisata di Kabupaten Kelungkung, khususnya Pulau Nusa Penida, Pelabuhan Sampalan juga dicanangkan oleh pemerintak ke dalam proyek pembangunan pelabuhan yang di beri nama Pelabuhan Segitiga Emas. Proyek ini terdiri dari 3 pelabuhan yang terdapat di 3 pulau yaitu : 

1. Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida

2. Pelabuhan Bias Munjul Nusa Ceningan

3. Pelabuhan Sanur

Pembangunan Pelabuhan Sampalan-Bias Munjul tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan Pelabuhan Segitiga Sanur, Kota Denpasar, dengan Nusa Penida dan Nusa Lembongan, Klungkung, yang berada di tenggara Pulau Bali.

Pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi “pembangunan Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan   mulai dikerjakan dari bulan Agustus tahun 2020  dan diharapkan rampun pertengahn tahun 2021 atau dalam waktu sembilan bulan Pembangunan Pelabuhan Sampalan – Bias Munjul, Nusa Penida Bali”, (Kompas.com).

Rencana pembangunan yang dilakukan di Pelabuhan Sampalan sendiri yaitu dermaga dengan luas kolam 9000 meter persegi dengan kapasitas sandar 10 Speedboat dengan anggaran biaya 86,7 milliar. Sementara itu, Pelabuhan Bias Munjul Nusa Ceningan akan dibangun dermaga untuk speedboat dan kapal roro  dengan anggaran biaya sebesar 109,6 milliar,(Kompas.com).

Diharapkan nantinya konsep Pelabuhan Segitiga Emas ini dapat terealisasikan, sehingga dapat meningkatkan lalu lintas di pulau Nusa Penida dan Nusa Ceningan, serta nantinya dapat berdampak ke kehidupan ekonomi warganya.